Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin: Marissa Haque Fawzi

Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin: Marissa Haque Fawzi
Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin: Marissa Haque Fawzi

YM Fawzi Abdulrani & Ibu Setia Nurul Muliawati Moe'min Duta Besar RI di Islamabad

YM Fawzi Abdulrani & Ibu Setia Nurul Muliawati Moe'min Duta Besar RI di Islamabad
YM Dato' Fawzi Abdulrani & Ibu Setia Nurul Muliawati Moe'min, Duta Besar RI untuk Islamabad, Pakistan

H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Ikang Fawzi (Ayah Mertua Marissa Haque)

H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Ikang Fawzi (Ayah Mertua Marissa Haque)
H. Fawzi Abdulrani Ayah Tercinta Ikang Fawzi (Ayah Mertua Marissa Haque)

Keluarga Besar Deplu dalam Rumah Marissa Haque Fawzi: Ikang, Bella, dan Kiki

Keluarga Besar Deplu dalam Rumah Marissa Haque Fawzi: Ikang, Bella, dan Kiki
Wangi Deplu dalam Diplomasi di Keluarga Kami: Ikang Fawzi, Marissa Haque, Isabella Fawzi, Chikita Fawzi

Diplomasi Baju Kembar Putih Kami Berdua: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Diplomasi Baju Kembar Putih Kami Berdua: Ikang Fawzi & Marissa Haque
Mencoba Melakukan Diplomasi Ekspresi Cinta Melalui Warna: Putih Cinta Ikang Fawzi & Marissa Haque
Tampilkan postingan dengan label shahnaz haque. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shahnaz haque. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Agustus 2011

"Diplomasi via Musik bersama BIL (Brother in Law) Lovers: dalam Marissa Haque Fawzi"



"BIL (Brother in Law) Lovers: dalam Marissa Haque Fawzi"
Yuk gabung dengan BIL Lovers (the Brother in Law) dengan Ikang Fawzi, Ekki Soekarno, dan Gilang Ramadhan.
Kindly please enter this address mentioned, as follow: http://www.youtube.com/watch?v​=_sALdI_Lwwc,  
 Regards, Marissa Haque Fawzi

Senin, 11 Juli 2011

Diplomasi via Musik dari Tiga Putra Diplomat Indonesia: Ikang Fawzi-Ekki Soekarno-Gilang Ramadhan

Ikang Fawzi is Back!


YA, rocker matang era-80an itu rupanya gatal berteriak dan berjingkrak seperti pada masa kejayaaanya dulu. Suami aktris senior Marissa Haque itu memutuskan untuk kembali eksis di industri musik Tanah Air.

Ikang-Fawzi-Anggie-BI"Main musik itu suatu berkah untuk orang lain, makanya saya pun merasa bersalah kalau enggak bisa menghasilkan sebuah karya lagi, jadi saya putuskan untuk aktif (menyanyi) lagi," bilang Ikang saat menggelar konser "Go Clean" di Gedung Bentara Budaya, Palmerah, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Akan tetapi, rocker yang identik dengan lagu Preman itu tak kembali ke panggung musik dengan bersolo karier. Kali ini, dia turut mengajak saudara-saudara iparnya, yakni Ekki Soekarno (suami Soraya Haque) dan Gilang Ramadhan (suami Shahnaz Haque) membentuk sebuah band bernama Brother In Law (BIL) Project.

Konsep untuk membentuk band dengan saudara ipar sudah lama direncanakan pria berusia 51 tahun ini. Namun, baru tahun ini pelantun soundtrack film legendaris Catatan Si Boy itu berhasil mengajak mereka mengeluarkan sebuah album.

"Kita udah dari 10 tahun lalu ngeband bareng, tapi baru bisa bikin album ya sekarang. Karena memang semakin tua kesibukan bukannya makin berkurang, malah bertambah. Jadinya agak susah untuk bisa ketemu setiap hari di studio," papar Ikang.

Bersama Ekki dan Gilang di BIL Project, Ikang berhasil merilis single berjudul Hancur Hatiku. Melalui lagu tersebut, Ikang kembali menyuguhkan nuansa musik rock ala tahun 1980-an.

"Tiga Ipar Berbahasa Perancis Haque Bersatu dalam BIL Project (the Brother in Law)"

Jumat, 27 Mei 2011

Diplomasi melalui Musik untuk Kurikulum di Indonesia: Ikang Fawzi & Marissa Haque


Jum’at, 04 Maret 2011 17:15 wib
Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2011/03/0…
SURABAYA- Kondisi pelajaran musik di sekolah dasar hingga menengah atas kian memprihatinkan. Bahkan pola-pola pembelajaran terkesan monoton sehingga siswa tidak memahami musik secara pasti. Pelajaran musik di Indonesia hanya sebatas teori saja.
Hal itu disampaikan Ketua Music Teacher Association of Indonesia (MTAoI) Ivon Maria Pek Pien. “Pelajaran musik di Indonesia sangat jauh tertinggal dibanding luar negeri. Oleh karena itu, melalui MTAoI ini akan diperjuangkan agar terwujudnya kurikulum musik skala nasional,” kata Ivon di sela-sela acara Open Piano Competition The 11th Galaxy International di Hotel JW Marriot, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jum’at (4/3/2011).

Dia menambahkan, di Indonesia, sekolah musik selalu dicampurkan dengan sekolah umum. Beberapa siswa selalu dibebani dengan pelajaran musik yang hanya teori saja. MTAoI berencana menggulirkan kurikulum bagi perkembangan musik di Indonesia, yakni bagaimana menanamkan musik secara benar sejak dini. Kemudian, ketika siswa beranjak dewasa dapat menerapkan musik tanpa harus les privat lagi.

Ivon mengkritik, Indonesia tidak memiliki konservatorium, sebuah wadah untuk mencari bakat-bakat musisi. Di luar negeri, seperti di New York dan Eropa, konservatorium ini sudah melembaga. “Kabarnya sih akan ada pembangunan konservatorium di Indonesia. Sayangnya yang mendanai bukan pemerintah Indonesia, melainkan pemerintah Belanda bekerja sama dengan kampus Widya Mandala Surabaya,” ungkapnya. (rfa)(rhs)

Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin: Marissa Haque Fawzi

Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin: Marissa Haque Fawzi
Diplomasi adalah Ilmu Sejenis Akar Rumput tak Bergoyang walau Tertiup Angin: Marissa Haque Fawzi

Keluarga Penulis & Penyanyi Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Keluarga Penulis  & Penyanyi Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque
Keluarga Penulis & Penyanyi Kami: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Entri Populer